Gara gara Kebijak Ekspor CPO Satu Pintu Harga TBS Terjun Bebas, DPRD Babel Datangi Kementerian Perdagangan

Didit Srigusjaya

JAKARTA, Babelsatu.com – Guna merespon keluhan petani kelapa sawit yang mengeluhkan turunnya Harga TBS di Bangka Belitung, DPRD Prov Bangka Belitung menyambangi Kementerian perdagangan. (Senin, 26/5/2026). Kunjungan ini untuk mempertanyakan kebijakan yang di umumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Mei 2026 yang lalu tentang Ekport CPO akan satu pintu melalui DSI (Danantara Sumberdaya Indonesia).

Dalam acara itu Hadir dianataranya

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, turut menghadiri kunjungan kerja ini bersama Wakil Ketua Edi Iskandar, Mehoa, Sardi, Ahim, Musani serta Johan Virgio.

Rombongan DPRD Babel diterima oleh Sekretaris Dirjen perdaganagn luar negeri kementerian Perdagangan Ojak Simon.

Menurut Ojak Simon, kebijakan ini akan efektif pada 1 Januari 2027 mendatang, saat ini masih tahap sosialisasi ke masyarakat dan pelaku usaha kelapa sawit.

Sementara, Didit Srigusjaya meminta pemerintah pusat ikut intervensi ke para pengusaha kelapa sawit di daerah yang telah menurunkan harga TBS rata-rata Rp.1.000,-.

Didit menyayangkan sikap pabrik kelapa sawit yang terlalu cepat bereaksi atas kebijakan tersebut yang mengakibatkan harga TBS di petani terjun bebas

Saat ini petani menjerit dengan situasi yang ada harga TBS anjlok ditambah lagi harga pupuk semakin mencekik. Oleh karena itu didit dengan nada memelas meminta tolong agar pemerintah pusat lebih bijak dalam mengambil sikap. (adv/rill)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *