TOBOALI, Babelsatu.com – Kepala SPPG Teladan 1 Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Haikal Akbar, angkat bicara terkait menu yang sempat dinilai mengalami kekurangan anggaran beberapa hari lalu. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Pada hari yang dimaksud, menu yang disajikan kepada peserta terdiri dari roti, telur rebus, serta beberapa butir buah kelengkeng. Untuk porsi kecil, rincian anggaran yang digunakan yakni roti Rp4.000, telur rebus Rp2.000, dan buah kelengkeng Rp1.500. Dengan komposisi tersebut, terdapat selisih kekurangan sekitar Rp500.
Sementara untuk porsi besar, rincian anggarannya meliputi roti Rp4.000, telur rebus Rp2.000, dan buah kelengkeng Rp2.500. Pihak pengelola mengakui adanya penyesuaian harga bahan di lapangan yang memengaruhi komposisi anggaran hari itu.
Oleh karena itu, Haikal menegaskan bahwa kekurangan tersebut tidak berdampak pada kualitas dan standar kelayakan menu. Pihak SPPG Teladan 1 langsung melakukan langkah subsidi silang pada hari berikutnya sebagai bentuk tanggung jawab pengelolaan anggaran.
Pada hari selanjutnya, untuk porsi kecil disajikan roti Rp3.500, apel Rp4.000, dan kurma Rp2.000. Sedangkan porsi besar terdiri dari roti Rp4.000, apel besar Rp5.000, serta kurma Rp2.500. Melalui skema ini, selisih kekurangan anggaran hari sebelumnya dinyatakan telah tertutupi.
“Langkah subsidi silang ini adalah bagian dari manajemen anggaran agar tetap sesuai pagu dan tidak mengurangi nilai gizi menu,” ungkap Haikal.
Pihak SPPG Teladan 1 Bangka Selatan berharap klarifikasi ini dapat mencegah kesalahpahaman serta memastikan publik bahwa pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. (adv/nov)






