PANGKALPINANG, Babelsatu.com – Momentum kenaikan harga timah menjadi Rp300 ribu per kilogram disambut dengan dorongan agar penambang rakyat Bangka Belitung menjadikan PT Timah Tbk sebagai poros utama perekonomian daerah.
Tim Satgas yang diturunkan Presiden Prabowo juga diminta agar mendorong percepatan pembentukan koperasi mitra penambang sebagai wadah resmi untuk mengelola hasil tambang rakyat.
Skema ini diyakini dapat memperkuat kerja sama dengan PT Timah Tbk sekaligus membuka jalan bagi kesejahteraan masyarakat penambang.
Ketua Koordinator Aksi Massa Penambang, Batara mengajak para penambang di Bangka Belitung (Babel) untuk tetap menjadikan PT Timah Tbk sebagai poros utama perekonomian daerah.
“Sekarang harga timah sudah bagus. Jadi silakan kawan-kawan bekerja dengan baik. Jangan lupa setiap biji timah yang kita hasilkan, setiap biji timah yang kita tambang di Bangka Belitung ini wajib kita jual ke PT Timah,” kata Batara dalam unggahan akun TikTok miliknya, Jumat (10/10/2025).
Ia menilai, saat ini momentum tepat untuk memperkuat kerja sama antara penambang rakyat dengan PT Timah.
“Saatnya kita menjadikan PT Timah poros perekonomian di Bangka Belitung,” ujarnya.
Batara juga menyampaikan harapan kepada Satgas yang diturunkan langsung Presiden Prabowo dari pusat agar mendorong kehadiran koperasi mitra bagi penambang rakyat.
“Aku mewakili kawan-kawan penambang yang ada di Bangka Belitung ini menyampaikan kepada Satgas yang diutus langsung dari pusat supaya bisa mendorong agar secepatnya koperasi mitra bisa hadir di Bangka Belitung ini, supaya bisa membangun perekonomian rakyat dan mengakses pekerjaan dari tambang rakyat,” tegasnya. (naf)






