PANGKALPINANG, Babelsatu.com,- Balai POM di Pangkalpinang menggelar Rapat Monitoring Dan Evaluasi Program Nasional Keamanan Pangan Di Kota Pangkalpinang Tahun 2024 di Hotel Santika, Kamis (12/12/2024).
Kegiatan ini digelar dalam rangka mempercepat upaya promotif dan preventif hidup sehat untuk meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit.
“Presiden telah mengeluarkan Instruksi Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017,
dimana Badan POM diintruksikan untuk Menjamin Keamanan Dan Mutu Pangan Olahan Yang Beredar Di Masyarakat Dan Juga Diminta Memperkuat Serta Memperluas Pengawasan Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS),” ujar Kepala Balai POM Pangkalpinang, Agus Riyanto dalam sambutannya.
Program Nasional Keamanan Pangan Nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS), Kelurahan Pangan Aman Dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) merupakan program yang diinisiasi oleh Badan POM dengan tujuan untuk menggugah komunitas sekolah, komunitas kelurahan berpartisipasi dan mandiri salam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan.
Pada Tahun 2024 diintervensi 7 Sekolah di Kota Pangkalpinang meliputi SDN 3 Pangkalpinang, SDN 10 Pangkalpinang, SDN 15 Pangkalpinang, MIN 2 Pangkalpinang, SMPN 2 Pangkalpinang, SMK Tunas Karya Pangkalpinang, SMKN 5 Pangkalpinang.
Serta pada 2024 telah diintervensi 7 Desa dan Kelurahan, 5 desa di Kab. Belitung Timur dan 2 Kelurahan di Kota Pangkalpinang yaitu Kelurahan Opas Indah Dan Kelurahan Gajah Mada.
“Dengan telah terlaksananya Rangkaian Program Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS), Kelurahan Pangan Aman dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) di Kota Pangkalpinang Tahun 2024 ini, maka dalam rapat Monitoring dan Evaluasi ini akan disampaikan hasil pelaksanaannya serta capaiannya.
Serta perlu dilakukan kegiatan lanjutan secara mandiri di Tahun 2024 oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan mereplikasi Kegiatan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS),” jelas Agus Riyanto.
Dalam kegiatan diberikan juga penghargaan kepada 7 sekolah yang mendapat penghargaan sertifikat PJAS Aman, 2 kelurahan sertifikat Kelurahan Pangan Aman
dan Pasar Pagi Kampung Melayu Sertifikat Pasar Pagi Kampung Melayu Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas. (nita)






